Dua Pelaku Pembobol Rumah Warga Gaperta Diringkus Polsek Helvetia

Dua Pelaku Pembobol Rumah Warga Gaperta Diringkus Polsek Helvetia

Medan,Beritamonitor.com,- Unit Reskrim Polsek Medan Helvetia berhasil meringkus 2 orang anak baru gede (ABG).pelaku pembobolan rumah milik Riky Andrean (20) di Jalan Gaperta Ujung Gg Martabe, Selasa (28/2).berdasarkan No.LP/156/II/2017/SU/POLRESTABES MEDAN/SEK.MDN HELVETIA,Senin 27 Februari 2017 sekira pukul 02:50 Wib

Adapun masing masing identitas kedua tersangka yakni : Fahrul Pozi (19),warga Jalan Mawar 6 dan Aldo Albertus Polii (20),warga Jalan Filisium 3 Helvetia Tengah.

Menurut Informasi yang diperoleh, kejadian tersebut berawal ketika korban mendengar suara sepeda motor Honda Beat.warna Hitam BK 5888 ADH milik kakaknya dalam keadaan mesin menyala.

Karena merasa kakaknya tak ada di rumah, korban pun yakin jika sepeda motor tersebut dalam keadaan berbahaya.

Benar saja, ketika korban keluar kamar, sepeda motor kakaknya sudah tak ada lagi. Bukan hanya itu saja, 1 unit celengan yang berisi uang logam, satu buah tas yang berisi 3 unit HP beserta 3 unit charger 3 unit memori card dan satu buah tas yang berisi dompet dan batu cincin.

Saat keluar rumah, korban melihat 2 orang tak dikenal hendak membawa kabur sepeda motor kakaknya. Melihat itu, korban pun mengejar sembari berteriak “maling…maling…”

Lantaran aksinya dipergoki, kedua pelaku pun melarikan diri ke arah Jalan Amal Luhur dengan membawa barang-barang milik korban dan sepeda motor kakak korban.

Diduga grogi lantaran terus diteriaki, kedua pelaku terjatuh usai menghantam keras dinding samping Rumah Sakit Sari Mutiara Jalan Amal Luhur Kelurahan Dwikora, akibatnya salah satu tersangka mengalami luka yang cukup serius.

Melihat itu korban bersama warga sekitar mengamankannya. Petugas yang sedang berpatroli pun mengamankan kedua tersangka .

Sementara itu Kapolsek Medan Helvetia,Kompol Hendra Eko Triyulianto,Selasa (28/2).mengatakan bahwasanya ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan tentang adanya kejadian tersebut.

“Benar, kedua tersangka bersama barang bukti sudah kita amankan,” ungkapnya.

Hendra menjelaskan bahwa dari pengakuan kedua pelaku, jika berhasil, uang hasil kejahatan tersebut akan mereka gunakan untuk membeli sabu dan berfoya-foya.

Akibat kedua tersangka ini kita kenakan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara,” tandasnya.(ds)

(6)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply