Cegah Tiga Masalah Di Kalangan Remaja Melalui Kegiatan Genre

Cegah Tiga Masalah Di Kalangan Remaja Melalui Kegiatan Genre

beritamonitor,sergai. Remaja adalah calon generasi penerus bangsa, namun di era digital saat ini terdapat 3 (tiga) permasalahan yang menonjol di kalangan remaja yaitu, pernikahan dini, seks pranikah dan napza (narkotika, psikotropika dan zat adiktif).

Ketiga masalah ini berawal dari rendahnya moralitas remaja, tingginya angka kenakalan dan tindakan kriminal yang dilakukan oleh remaja. Oleh karena itu pemerintah terus mengembangkan program Gebyar Generasi Berencana (Genre) hingga ke pelosok daerah dan mengintensifkan kegiatan Genre melalui wadah Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R).

Demikian disampaikan Wakil Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Darma Wijaya pada acara Genre Kabupaten Sergai Tahun 2017 bertempat di lapangan sepak bola Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah, Rabu (15/11).

            Hadir dalam kesempatan tersebut Wakapolres Sergai Kompol Edi Bona Sinaga,  Sekretaris BKKBN Provinsi Sumatera Utara (Provsu) Dra. Rabiatun Adawiyah, MPHR, Kakan Kemenag Sergai DR H Syafii MA,  Ketua TP-PKK Sergai Ny. Hj. Marliah Soekirman, Ketua GOPTKI Ny. Hj. Rosmaida Darma Wijaya, Ketua DWP Ny. drg Hj Khairani Hadi Winarno, para Kepala OPD, Duta Genre Provsu serta siswa-siswi SMP dan SMA se-Kabupaten Sergai.

Labih lanjut disampaikan Wabup bahwa kegiatan Genre ini bertujuan untuk meningkatkan sosialisasi dan promosi program Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di kalangan remaja agar memiliki pengetahuan, sikap dan perilaku yang positif tentang kesehatan serta hak-hak reproduksi sehingga para remaja mampu menjalani pendidikan, pekerjaan dan pernikahan dengan penuh perencanaan sesuai dengan siklus kesehatan reproduksi, ujarnya.

Ditambahkan Wabup Darma Wijaya, remaja merupakan generasi emas yang harus disemai melalui pembangunan karakter dalam keluarga, oleh karenanya membina remaja adalah investasi yang luar biasa penting bagi kemajuan suatu bangsa, pungkasnya.

      Sedangkan Kepala BKKBN Provsu yang diwakili Sekretarisnya Dra. Rabiatun Adawiyah, MPHR dalam sambutannya mengatakan bahwa masalah yang kita hadapi dalam mengelola isu-isu kependudukan di Indonesia adalah belum adanya pemahaman serta interest tentang program KKBPK sedangkan berbagai bukti empiris menyepakati bahwa kualitas SDM adalah titik sentral serta aset utama dalam pembangunan.

          Dikatakan Rabiatun Adawiyah, bahwa generasi muda membawa kemajuan perkembangan negara dimana remaja melalui program Genre ini diharapkan dapat mensosialisasikan bahaya pernikahan dini, seks pranikah dan napza.

Sebelumnya Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Sergai Hj. Irwani Jamilah, SH, M.Si melaporkan kegiatan ini secara khusus mempunyai tujuan untuk  mensosialisasikan dan mempromosikan pendewasaan usia perkawinan melalui program Genre bagi remaja jalur pendidikan dan masyarakat, meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab remaja dalam rangka mewujudkan keluarga yang mampu berdaya saing pada era digital di masa yang akan datang. (boby)

(0)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply