Bupati Sergai Hadiri Syukuran Menuju Produksi Film “Haji Asrama”

Bupati Sergai Hadiri Syukuran Menuju Produksi Film “Haji Asrama”

POTONG TUMPENG : Bupati Sergai Ir. H. Soekirman yang didaulat sebagai Tokoh Peduli Seni Budaya tengah memotong tumpeng pada Syukuran Menuju Produksi Film “Haji Asrama” bertempat di Wing Hotel Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang

beritamonitor,sergai. Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman  didampingi Kadis Kominfo H. Ikhsan, AP, Kadis Pora Parbud Drs. Santun Banjarnahor, M.Si menghadiri acara Syukuran Menuju Produksi Film “Haji Asrama” bertempat di Wing Hotel Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (22/2).

Syukuran Film Haji Asrama atau yang disingkat dengan “HAS” turut dihadiri Ketua PARFI Sumut Murni Hubber, perwakilan media, Bank Sumut, PT. Pertamina, Pengusaha Roti Aroma H. Suhardi, Aktifis Rumah Sedekah Indonesia, komunitas-komunitas seni dan budaya Sumut serta para pendukung dan kru Film.

            Disela-sela syukuran tersebut, Bupati Sergai Ir. H. Soekirman yang didaulat sebagai Tokoh Peduli Seni Budaya menyampaikan sebuah statement bahwa gunung akan terlihat tinggi jika belum didaki, namun jika sudah didaki, maka puncaknya akan berada dibawah tapak kaki kita. Artinya, jangan takut bermimpi untuk mewujudkan selesainya film HAS ini, karena mungkin saat ini kelihatannya banyak tantangannya, namun dengan keyakinan dan kerjasama kita semua, Insya Allah film ini akan selesai dan sukses, ungkapnya.

Oleh karenanya Bupati Soekirman mengajak seluruh yang hadir untuk bersyukur pada Allah SWT atas karunianya sekaligus menyatukan fikiran guna mendaki bersama sehingga mencapai puncak kesuksesan seperti halnya dengan film HAS ini, ajaknya.

Dikisahkan tentang perjalanan Soekirman menuju Thailand, saat menuju suatu tempat membuat terkejut bahwa tempat kecil seperti ini sungguh banyak pengunjungnya. Ternyata tempat tersebut pernah menjadi lokasi syuting salah satu sekuel film James Bond sekitar tahun 1983 silam. Itu berarti tempat tersebut mempunyai nilai sejarah karena menjadi lokasi syuting film terkenal, terlebih dibintangi aktor Internasional.

“ Bukan tidak mungkin jika salah satu adegan film HAS dilakukan disuatu daerah akan memberikan pengaruh yang sangat luar biasa atas potensi wisata yang ada. Saya berfikir jika masih ada kata gotong royong, sponsor, produser kompak bersatu mewujudkan selesainya film ini, tentu akan menjadi hal yang sangat baik bagi dunia perfilman Sumut,” kata Bupati.

Kami sebagai Pemerintah sangat mendukung segala hal yang baik apa yang dilakukan oleh komunitas film untuk memajukan ferfilman Indonesia, seperti halnya film HAS ini dengan segenap kemampuan yang ada. Sukses untuk film HAS ini, semoga hasil kerja kita ini membuahkan hasil yang menakjubkan, pungkasnya.

Sementara H. Suhardi, pemilik salah satu Brand Roti terkenal di Sumut menyampaikan dukungannya atas munculnya ide-ide guna mendongkrak dan mengenalkan serta mempromosikan Sumut ini dikancah nasional dan internasional dengan segala potensi yang dimiliki.

Sedangkan Sutradara Film HAS Onny Kresnawan dan Yuni Piliang dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas dukungan dari semua pihak terutama Bupati Sergai Ir. H. Soekirman. Film ini sebenarnya idenya sudah lama, namun karena terkendala berbagai faktor, maka baru kali ini bisa dimulai pembuatannya. September 2018 ini rencananya akan dilaunching dengan acara nonton bareng bersama para Qori-Qoriah, Ustadz, Ulama dan Santri. Ingin ada satu karya sebagai tanggung jawab bersama menuju kebangkitan Film Sumut.

Proyek film HAS ini refleksi tentang bagaimana orang pergi naik haji dengan beragam niat dan motivasi serta karakter. Film ini bukan melulu berisi faktor religi, namun juga berisi pembelajaran-pembelajaran berharga tentang dinamika kehidupan manusia.

Harapannya bahwa film ini akan memberikan nuansa kebangkitan perfilman Sumut dan menjadi film layar lebar berkelas nasional yang ditonton seluruh masyarakat Indonesia.

HAS merupakan sebuah film sosial religi antara perjalanan fisik dengan perjalanan spiritual yang digarap oleh sutradara muda Medan bernama Onny Kresnawan beserta komunitas-komunitas film lainnya untuk kemajuan dunia sinema Indonesia.

Film ini juga salah satu bentuk komedi satir yang menyampaikan pesan moral bahwa semua kembali kepada niat, bukan sesuatu yang nampak dimata yang menjadi patokan dasar manusia menilai manusia, namun akhlak dan keikhlasan manusia tersebut yang menjadi penentu derajat manusia disisi Allah SWT.

Lebih lanjut disampikan Ony bahwa pihaknya berharap dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Sumut guna kelancaran pembuatan film HAS ini. Untuk adegan film ini akan dilakukan dibeberapa daerah seperti Kabupaten Sergai guna menampilkan potensi daerah seperti pertanian, kelautan dan pariwisata.

Sementara Ketua PARFI Sumut Murni Hubber mengapreasiasi karya dari talent muda Sumut guna membangkitkan perfilman Sumut. ini adalah bentuk dukungan terhadap instruksi Presiden Jokowi guna membangkitkan industri-industri kreatif seperti perfilman yang kita lakukan saat ini.

Acara diisi dengan pengambilan salah satu adegan film secara langsung dan penayangan beberapa track film serta pemotongan nasi tumpeng sebagai wujud syukuran menuju produksi film HAS tersebut. (boby)

(9)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply